{"id":11457,"date":"2024-10-15T10:56:48","date_gmt":"2024-10-15T03:56:48","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=11457"},"modified":"2024-10-15T10:56:48","modified_gmt":"2024-10-15T03:56:48","slug":"wajah-baru-museum-nasional-indonesia-kolaborasi-untuk-pelestarian-budaya-dan-inovasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=11457","title":{"rendered":"Wajah Baru Museum Nasional Indonesia: Kolaborasi untuk Pelestarian Budaya dan Inovasi"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_11454\" aria-describedby=\"caption-attachment-11454\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11454\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-11-at-15.38.20-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-11-at-15.38.20-300x200.jpeg 300w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-11-at-15.38.20-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-11-at-15.38.20-768x512.jpeg 768w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-11-at-15.38.20-1536x1023.jpeg 1536w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-11-at-15.38.20.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11454\" class=\"wp-caption-text\">Nazwa Shihab dan Nicholas Saputra turut menghadiri pembukaan kembali Museum Nasional Indonesia. (Foto: Kemendikbudristek).<\/figcaption><\/figure>\n<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Pembukaan kembali Museum Nasional Indonesia (MNI) setelah revitalisasi besar-besaran menunjukkan komitmen kuat untuk melestarikan warisan budaya dan menjadikan museum sebagai ruang dialog lintas generasi dan budaya. Proses pembaruan museum ini tidak hanya mengedepankan modernisasi, tetapi juga menjadikannya lebih inklusif dan interaktif.<\/p>\n<p>Proyek revitalisasi ini berhasil berkat kolaborasi Indonesian Heritage Agency (IHA) bersama para kurator, ahli sejarah, komunitas budaya, arsitek, serta tokoh nasional dan internasional. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menegaskan bahwa museum ini akan menjadi pusat pembelajaran yang menginspirasi inovasi di masa depan melalui pelestarian sejarah dan budaya.<\/p>\n<p>\u201cMuseum Nasional Indonesia secara berkala akan menjadi tempat belajar di mana berbagai kekayaan sejarah dan budaya masa lalu yang disimpan bisa menjadi sumber inspirasi untuk melahirkan berbagai inovasi di masa mendatang,\u201d ujar Menteri Nadiem.<\/p>\n<p>Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri, melihat MNI sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata yang relevan bagi seluruh masyarakat. \u201cSaya yakin Museum Nasional Indonesia dapat menjadi ruang publik yang relevan dan inklusif yang menambah rasa kecintaan dan kebanggaan akan warisan budaya bangsa kita,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, berharap museum ini terus menjadi jendela sejarah bagi generasi muda Indonesia. \u201cSaya berharap Museum Nasional Indonesia akan terus menjadi jendela bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui momen-momen bersejarah selama Indonesia Merdeka,\u201d ucap Basuki.<\/p>\n<p>Tokoh budaya seperti Triawan Munaf dan Happy Salma turut menyampaikan harapan agar MNI terus menjadi wadah kreativitas, sementara musisi Baskara Putera berharap museum ini selalu relevan dengan perkembangan zaman.<\/p>\n<p>Pembukaan MNI dihadiri oleh berbagai kalangan dan menunjukkan bagaimana pelestarian budaya dapat terus berkembang di era modern, memperkuat identitas nasional dan kebanggaan akan warisan leluhur. Nazwa Shihab dan Nicholas Saputra, tampak di antara beberapa tamu yang hadir dalam pembukaan museum ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Pembukaan kembali Museum Nasional Indonesia (MNI) setelah revitalisasi besar-besaran menunjukkan komitmen kuat untuk melestarikan warisan budaya dan menjadikan museum sebagai ruang dialog lintas generasi dan budaya. Proses pembaruan museum ini tidak hanya mengedepankan modernisasi, tetapi juga menjadikannya lebih inklusif dan interaktif. Proyek revitalisasi ini berhasil berkat kolaborasi Indonesian Heritage Agency (IHA) bersama para kurator, ahli sejarah, komunitas budaya, arsitek, serta tokoh nasional dan internasional. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menegaskan bahwa museum ini akan menjadi pusat pembelajaran yang menginspirasi inovasi di masa depan melalui pelestarian sejarah dan budaya. \u201cMuseum Nasional Indonesia secara berkala akan menjadi tempat belajar di mana berbagai kekayaan sejarah dan budaya masa lalu yang disimpan bisa menjadi sumber inspirasi untuk melahirkan berbagai inovasi di masa mendatang,\u201d ujar Menteri Nadiem. Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri, melihat MNI sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata yang relevan bagi seluruh masyarakat. \u201cSaya yakin Museum Nasional Indonesia dapat menjadi ruang publik yang relevan dan inklusif yang menambah rasa kecintaan dan kebanggaan akan warisan budaya bangsa kita,\u201d ungkapnya. Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, berharap museum ini terus menjadi jendela sejarah bagi generasi muda Indonesia. \u201cSaya berharap Museum Nasional Indonesia akan terus menjadi jendela bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui momen-momen bersejarah selama Indonesia Merdeka,\u201d ucap Basuki. Tokoh budaya seperti Triawan Munaf dan Happy Salma turut menyampaikan harapan agar MNI terus menjadi wadah kreativitas, sementara musisi Baskara Putera berharap museum ini selalu relevan dengan perkembangan zaman. Pembukaan MNI dihadiri oleh berbagai kalangan dan menunjukkan bagaimana pelestarian budaya dapat terus berkembang di era modern, memperkuat identitas nasional dan kebanggaan akan warisan leluhur. Nazwa Shihab dan Nicholas Saputra, tampak di antara beberapa tamu yang hadir dalam pembukaan museum ini. &nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11454,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[274,4150,4149,454,546,1185,4828,666,4827,1381,2778,3606],"class_list":["post-11457","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-budaya","tag-iha","tag-indonesian-heritage-agency","tag-inovasi","tag-kemendikbudristek","tag-kolaborasi","tag-lintas-generasi","tag-merdeka-belajar","tag-mni","tag-museum-indonesia","tag-pelestarian-budaya","tag-revitalisasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11457","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11457"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11459,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11457\/revisions\/11459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}