{"id":11859,"date":"2024-11-05T15:44:25","date_gmt":"2024-11-05T08:44:25","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=11859"},"modified":"2024-11-05T15:44:25","modified_gmt":"2024-11-05T08:44:25","slug":"festival-tunas-bahasa-ibu-2024-upaya-mencintai-bahasa-daerah-sejak-usia-dini-di-sulawesi-selatan-dan-sulawesi-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=11859","title":{"rendered":"Festival Tunas Bahasa Ibu 2024: Upaya Mencintai Bahasa Daerah sejak Usia Dini di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_11851\" aria-describedby=\"caption-attachment-11851\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11851\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-07.53.05-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-07.53.05-300x200.jpeg 300w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-07.53.05-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-07.53.05-768x512.jpeg 768w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-07.53.05-1536x1023.jpeg 1536w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-07.53.05.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11851\" class=\"wp-caption-text\">FTBI tahun ini adalah edisi keempat sejak dimulainya program Revitalisasi Bahasa Daerah. (Foto: Kemendikdasmen).<\/figcaption><\/figure>\n<p>(Makassar, Itjen Kemendikdasmen) \u2013 Guna mendorong generasi muda mencintai bahasa dan budaya lokal, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, atas arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kembali mengadakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Sekolah Dasar untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Acara yang berlangsung di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla ini, dilaksanakan dari 3 hingga 5 November 2024 dan menghadirkan 293 siswa, didampingi oleh 28 guru serta 16 juri yang terdiri dari pakar bahasa dan budayawan.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Ganjar Harimansyah, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, menyampaikan pentingnya mengajarkan bahasa ibu kepada generasi muda sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus peningkatan kemampuan kognitif anak. \u201cBelajar bahasa ibu memberi landasan kuat dalam berpikir, membantu anak menguasai bahasa lain, dan memperkuat identitas budaya,\u201d ungkap Ganjar, mengutip data Unesco yang menegaskan dampak positif pendidikan berbasis bahasa ibu.<\/p>\n<p>Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Dewi Pridayanti, mengapresiasi keikutsertaan seluruh peserta dan berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasa dan kearifan lokal mereka. \u201cFTBI bukan hanya soal bahasa, tetapi tentang cinta budaya dan penghargaan terhadap warisan leluhur,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, juga menekankan bahwa bahasa daerah merupakan identitas yang harus dilestarikan. \u201cMelalui Festival Tunas Bahasa Ibu, kita ingin anak-anak kita memiliki kebanggaan pada bahasa daerah mereka,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>FTBI diharapkan menjadi pengingat pentingnya melestarikan bahasa daerah agar tidak hilang ditelan globalisasi dan untuk memperkuat jati diri bangsa melalui bahasa ibu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Makassar, Itjen Kemendikdasmen) \u2013 Guna mendorong generasi muda mencintai bahasa dan budaya lokal, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, atas arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kembali mengadakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Sekolah Dasar untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Acara yang berlangsung di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla ini, dilaksanakan dari 3 hingga 5 November 2024 dan menghadirkan 293 siswa, didampingi oleh 28 guru serta 16 juri yang terdiri dari pakar bahasa dan budayawan. Dalam sambutannya, Ganjar Harimansyah, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, menyampaikan pentingnya mengajarkan bahasa ibu kepada generasi muda sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus peningkatan kemampuan kognitif anak. \u201cBelajar bahasa ibu memberi landasan kuat dalam berpikir, membantu anak menguasai bahasa lain, dan memperkuat identitas budaya,\u201d ungkap Ganjar, mengutip data Unesco yang menegaskan dampak positif pendidikan berbasis bahasa ibu. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Dewi Pridayanti, mengapresiasi keikutsertaan seluruh peserta dan berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasa dan kearifan lokal mereka. \u201cFTBI bukan hanya soal bahasa, tetapi tentang cinta budaya dan penghargaan terhadap warisan leluhur,\u201d jelasnya. Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, juga menekankan bahwa bahasa daerah merupakan identitas yang harus dilestarikan. \u201cMelalui Festival Tunas Bahasa Ibu, kita ingin anak-anak kita memiliki kebanggaan pada bahasa daerah mereka,\u201d ujarnya. FTBI diharapkan menjadi pengingat pentingnya melestarikan bahasa daerah agar tidak hilang ditelan globalisasi dan untuk memperkuat jati diri bangsa melalui bahasa ibu.<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11851,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[3673,207,1424,1461,1701,4893,3057,4943,965,4942],"class_list":["post-11859","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-3673","tag-badan-bahasa","tag-bahasa-daerah","tag-festival-tunas-bahasa-ibu","tag-ftbi","tag-kemendikdasmen","tag-makassar","tag-sulawesi-barat","tag-sulawesi-utara","tag-usia-dini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11859"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11859\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11862,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11859\/revisions\/11862"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}