{"id":3324,"date":"2022-03-21T08:42:55","date_gmt":"2022-03-21T08:42:55","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/webnew\/?p=3324"},"modified":"2022-03-21T08:42:55","modified_gmt":"2022-03-21T08:42:55","slug":"prioritaskan-penyintas-covid-19-kemdikbudristek-habiskan-470-dosis-vaksin-booster","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=3324","title":{"rendered":"Prioritaskan Penyintas Covid-19, Kemdikbudristek Habiskan 470 Dosis Vaksin Booster"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Dalam gelaran vaksinasi <em>booster <\/em>yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) pada Kamis, (17\/03) lalu, pegawai Kemdikbudristek penyintas Covid-19 menjadi prioritas. Vaksinasi dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan di Gedung A Kemdikbudristek.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-3325\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/ac76733c-0949-4d3f-a709-5146bcfbcf5f-1024x683.jpg\" alt=\"\" \/>\n<figcaption>tim screening di booth vaksin Itjen Kemdikbudristek sedang melaksanakan tugasnya, Kamis (17\/03). (Foto: Itjen\/Alviani S)<\/figcaption>\n<\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), vaksinasi ini diperuntukkan bagi yang sudah memiliki nomor tiket vaksin <em>booster<\/em>. Kemudian telah mendapatkan vaksinasi primer (dosis kesatu dan kedua) lebih dari enam bulan. Bagi penyintas Covid-19,\u00a0 vaksinasi <em>booster<\/em> dapat diberikan apabila jarak satu bulan setelah sembuh bagi yang bergejala ringan dan sedang\u00a0 dan tiga bulan setelah sembuh bagi yang bergejala berat<\/p>\n\n\n\n<p>Kemendikbudristek bekerjasama dengan Kemenkes, melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta\u00a0 menggunakan vaksin Pfizer dan Astrazeneca sebagai vaksin booster. Dengan menyediakan 300 vaksin Pfizer pada sesi pertama dan 170 vaksin astrazeneca pada sesi kedua<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita diberikan vaksin pfizer 300 pada pagi ini dan sudah habis, selanjutnya kita berikan lagi vaksin astrazeneca, kita dapat jatah sekitar 17 vial atau sekitar 170. Kalau misalnya ada kurang kita bisa selama persediaan dari puskesmas tanah abang tersedia,\u201d ujar Sarah Meryska, salah satu dokter umum Klinik Kemdikbudristek<\/p>\n\n\n\n<p>Sarah menjelaskan bahwa efek samping dari vaksin booster ini bergejala ringan\u00a0 tidak jauh beda dengan vaksin \u2013 vaksin sebelumnya yaitu demam, meriang, pegal pada daerah suntikan. Hal merupakan reaksi bekerjanya vaksin pada tubuh kita. \u201cBiasanya banyaknya\u00a0 gejala ringan saja, kalau misalnya sampai perlu obat, biasanya kita berikan paracetamol,\u201d ucapnya Sejumlah pegawai yang mengikuti kegiatan vaksinasi <em>booster<\/em> ini merasa antusias, salah satunya Rifai\u00a0 yang mengatakan bahwa dengan adanya vaksinasi <em>booster<\/em> ini selain menambah kekebalan tubuh juga mendukung program pemerintah untuk mempercepat berakhirnya pandemi ini. \u201cAyok untuk masyarakat segera vaksinasi, untuk mengikuti program pemerintah dan juga mendukung agar bisa lepas dari Covid, jadi jangan takut untuk vaksin karena vaksin melindungi kita dari virus, \u201d dorong Rifai.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Dalam gelaran vaksinasi booster yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) pada Kamis, (17\/03) lalu, pegawai Kemdikbudristek penyintas Covid-19 menjadi prioritas. Vaksinasi dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan di Gedung A Kemdikbudristek. Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), vaksinasi ini diperuntukkan bagi yang sudah memiliki nomor tiket vaksin booster. Kemudian telah mendapatkan vaksinasi primer (dosis kesatu dan kedua) lebih dari enam bulan. Bagi penyintas Covid-19,\u00a0 vaksinasi booster dapat diberikan apabila jarak satu bulan setelah sembuh bagi yang bergejala ringan dan sedang\u00a0 dan tiga bulan setelah sembuh bagi yang bergejala berat Kemendikbudristek bekerjasama dengan Kemenkes, melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta\u00a0 menggunakan vaksin Pfizer dan Astrazeneca sebagai vaksin booster. Dengan menyediakan 300 vaksin Pfizer pada sesi pertama dan 170 vaksin astrazeneca pada sesi kedua \u201cKita diberikan vaksin pfizer 300 pada pagi ini dan sudah habis, selanjutnya kita berikan lagi vaksin astrazeneca, kita dapat jatah sekitar 17 vial atau sekitar 170. Kalau misalnya ada kurang kita bisa selama persediaan dari puskesmas tanah abang tersedia,\u201d ujar Sarah Meryska, salah satu dokter umum Klinik Kemdikbudristek Sarah menjelaskan bahwa efek samping dari vaksin booster ini bergejala ringan\u00a0 tidak jauh beda dengan vaksin \u2013 vaksin sebelumnya yaitu demam, meriang, pegal pada daerah suntikan. Hal merupakan reaksi bekerjanya vaksin pada tubuh kita. \u201cBiasanya banyaknya\u00a0 gejala ringan saja, kalau misalnya sampai perlu obat, biasanya kita berikan paracetamol,\u201d ucapnya Sejumlah pegawai yang mengikuti kegiatan vaksinasi booster ini merasa antusias, salah satunya Rifai\u00a0 yang mengatakan bahwa dengan adanya vaksinasi booster ini selain menambah kekebalan tubuh juga mendukung program pemerintah untuk mempercepat berakhirnya pandemi ini. \u201cAyok untuk masyarakat segera vaksinasi, untuk mengikuti program pemerintah dan juga mendukung agar bisa lepas dari Covid, jadi jangan takut untuk vaksin karena vaksin melindungi kita dari virus, \u201d dorong Rifai.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3325,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[251,253,426,541,1026,1027],"class_list":["post-3324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-bersama-bergerak-pulih","tag-bersama-hadapi-korona","tag-herd-immunity","tag-kemdikbudristek","tag-vaksin","tag-vaksin-booster"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3324\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}