{"id":3413,"date":"2022-04-03T12:52:57","date_gmt":"2022-04-03T12:52:57","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/webnew\/?p=3413"},"modified":"2022-04-03T12:52:57","modified_gmt":"2022-04-03T12:52:57","slug":"merdeka-belajar-episode-19-peluncuran-rapor-pendidikan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=3413","title":{"rendered":"Merdeka Belajar Episode 19, Peluncuran Rapor Pendidikan Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/WhatsApp-Image-2022-04-01-at-12.47.07-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3414\" width=\"440\" height=\"247\"\/><figcaption>Peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-19, Jumat (01\/04). (Kanal YouTube Kemdikbud RI)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Jakarta, (Itjen Kemdikbudristek) &#8211; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek)&nbsp; telah menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN) sejak tahun 2001 sebagai evaluasi sistem dengan fokus pada kompetensi literasi, numerasi, dan karakter serta penilaian kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif. Kini&nbsp; Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meluncurkan&nbsp; <em>platform<\/em> Rapor Pendidikan Indonesia melalui episode ke \u2013 19 Merdeka Belajar: \u201cRapor Pendidikan Indonesia\u201d, Jumat (01\/04).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Asesmen Nasional telah menjadi sistem evaluasi pendidikan mutakhir yang berfokus pada kompetensi literasi, numerasi, karakter, dan kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif,&#8221; Ujar Mendikbudristek dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-19 yang juga ditayangkan melalui kanal YouTube Kemendikbud RI.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Nadiem dalam kesempatan ini mengatakan Rapor Pendidikan Indonesia merupakan langkah tindak lanjut dari AN yang diluncurkan Kemdikbudristek sebagai Merdeka Belajar Episode Pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Nadiem menegaskan bahwa penerapan AN sejalan dengan Prinsip Kemdikbudristek, yaitu mengakselerasi transformasi pendidikan Indonesia. Penekanan penerapan AN ialah evaluasi berorientasi pada mutu, sistem, dan pengumpulan informasi yang terintegrasi, serta mendorong refleksi dan perbaikan, bukan sekadar hasil akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSekarang kami menghadirkan <em>platform<\/em> Rapor Pendidikan yang berisi laporan hasil Asesmen Nasional secara komprehensif dan analisis lintas sektor yang holistik untuk masing-masing satuan pendidikan dan daerah,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya Rapor Pendidikan dapat membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan dalam mengintegrasikan berbagai data pendidikan khususnya mengidentifikasi capaian dan akar masalah, melakukan refleksi, dan kemudian merancang strategi pembenahan berbasis data. Fungsi dari Rapor pendidikan itu sendiri sebagai bahan refleksi dan identifikasi persoalan dalam pendidikan<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cFungsi dari Rapor Pendidikan sebagai bahan refleksi dan identifikasi persoalan bagi masing-masing satuan pendidikan dan dinas pendidikan untuk menyusun rencana perbaikan lebih tepat dan berbasis data,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pemaparannya, Menteri Nadiem menjelaskan bahwa Rapor Pendidikan dirancang untuk memudahkan kepala satuan pendidikan dan dinas pendidikan dalam memetakan kondisi pendidikan di satuan atau daerahnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Terdapat 8 standar nasional pendidikan dalam Rapor Pendidikan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam <em>platform<\/em> Rapor Pendidikan, terdapat indikator-indikator yang merefleksikan delapan standar nasional pendidikan yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pengelolaan, standar Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), standar pembiayaan, dan standar sarana prasarana. Dengan demikian, Rapor Pendidikan hadir bagi satuan pendidikan dan dinas pendidikan untuk bisa mengakses informasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;\u201cSatuan pendidikan dapat melihat secara detail elemen-elemen perdimensi, sehingga dapat menggali kondisi capaian dan proses pembelajaran di tempat masing-masing. Selain itu, Dinas Pendidikan dapat melihat secara makro isu yang terjadi di daerah masing-masing dan juga dapat melihat capaian per jenjang yang menjadi fokus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rapor Pendidikan tahun jadi <em>baseline <\/em>untuk memetakan kondisi awal indikator utama<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, Mendikbudristek menekankan bahwa Rapor Pendidikan tahun pertama ini hanya menjadi garis dasar <em>(baseline)<\/em> untuk memetakan kondisi awal indikator utama. Keberhasilan satuan pendidikan dan Pemda merupakan kemajuan dari tahun ke tahun, bukan rangking antar pemda atau antar satuan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rapor Pendidikan digunakan untuk mengukur pemenuhan SPM<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan <em>platform <\/em>Rapor Pendidikan, Kemdikbudristek telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kementerian\/lembaga lainnya sejak Oktober 2021 dan membuahkan kesepakatan untuk menggunakan data Rapor Pendidikan dalam mengukur pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).<\/p>\n\n\n\n<p>Ca[<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cData Rapor Pendidikan digunakan sebagai indikator kinerja Pemda di bidang pendidikan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 tahun 2021 tentang SPM,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak lupa Mendikbudristek mengajak para pemangku kepentingan untuk segera menjadikan Rapor Pendidikan sebagai landasan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan di satuan pendidikan masing \u2013 masing.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMari kita gunakan Rapor Pendidikan untuk mengidentifikasi akar permasalahan di masing-masing satuan pendidikan dan daerah, merefleksikan hasil Rapor Pendidikan berbasis data, dan bersama-sama kita benahi dunia pendidikan Indonesia secara menyeluruh. Dengan Rapor Pendidikan, mari kita bersama-sama mewujudkan Merdeka Belajar,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditambahkan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, Rapor Pendidikan Indonesia merupakan hasil kolaborasi bersama dengan Kementerian Agama dalam melaksanakan Asesmen Nasional (AN) di madrasah serta Kementerian Dalam Negeri dalam menyelaraskan indikator SPM di bidang pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi Rapor Pendidikan ini adalah hasil karya bersama dari berbagai pihak. Terima kasih atas kesediaan Mas Menteri meluncurkan inisiatif yang menjadi bagian penting dari upaya kita mewujudkan cita-cita Merdeka Belajar,\u201d ujar Anindito.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, (Itjen Kemdikbudristek) &#8211; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek)\u00a0 telah menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN) sejak tahun 2001 sebagai evaluasi sistem dengan fokus pada kompetensi literasi, numerasi, dan karakter serta penilaian kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif. Kini\u00a0 Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meluncurkan\u00a0 platform Rapor Pendidikan Indonesia melalui episode ke \u2013 19 Merdeka Belajar: \u201cRapor Pendidikan Indonesia\u201d, Jumat (01\/04).<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3414,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[190,541,546,658,666,862],"class_list":["post-3413","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-asesmen-nasional","tag-kemdikbudristek","tag-kemendikbudristek","tag-mendikbudristek","tag-merdeka-belajar","tag-rapor-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3413"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3413\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}