{"id":4880,"date":"2022-07-20T13:04:24","date_gmt":"2022-07-20T06:04:24","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=4880"},"modified":"2022-07-20T13:04:24","modified_gmt":"2022-07-20T06:04:24","slug":"asesmen-diagnostik-diterapkan-menyambut-tahun-ajaran-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=4880","title":{"rendered":"Asesmen Diagnostik Diterapkan Menyambut Tahun Ajaran Baru"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek)- Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/berbagi-praktik-baik-membangun-paud-dari-berbagai-daerah-di-indonesia\/\">Muhammad Hasbi<\/a>, mengimbau para guru untuk melakukan <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/asesmen-awal-pembelajaran-ciptakan-pembelajaran-bermakna-dan-berkualitas\/\">asesmen<\/a> diagnostik demi mengenali kemampuan setiap siswa, dan mengejar berbagai ketertinggalan akibat\u00a0 adanya pandemi <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/itjen-gelar-vaksinasi-covid-19-kedua-untuk-anak-6-11-tahun\/\">Covid-19<\/a>. Asesmen ini difasilitasi dorongan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen demi mengejar ketertinggalan siswa selama masa pandemi Covid-19.<\/p>\n<figure id=\"attachment_4881\" aria-describedby=\"caption-attachment-4881\" style=\"width: 575px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-4881\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Asesmen-Diagnostik-Diterapkan-Menyambut-Tahun-Ajaran-Baru-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"575\" height=\"383\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4881\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi guru melakukan asesmen diagnostik kepada siswa. (Foto: Kemendikbudristek)<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201dGuru perlu melakukan asesmen <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/guru-saatnya-manfaatkan-platform-merdeka-mengajar\/\">diagnostik<\/a> kepada semua peserta didik. Jadi, saat PTM, guru bisa menerapkan pembelajaran berbasis kemampuan murid,\u201d disampaikan Hasbi dalam acara Silaturahmi Merdeka Belajar, dengan topik \u201cPulihkan Pendidikan Melalui Pembelajaran Tatap Muka\u201d, pada Kamis (14\/7).<\/p>\n<p>Hasbi melanjutkan, penerapan asesmen diagnostik ini sudah sejalan dengan upaya Kemendikburistek dengan memperkenalkan sebuah kurikulum yang disebut <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/kurikulum-merdeka-ciptakan-pola-pikir-adaptif\/\">Kurikulum Merdeka<\/a>. Asesmen ini sendiri merupakan sebuah asesmen yang dilakukan secara spesifik untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan siswa, sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi siswa.<\/p>\n<p>\u201cKurikulum Merdeka ini memiliki sejarah yang panjang di mana pada awal <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/inovasi-teknologi-di-masa-pandemi-karya-anak-bangsa\/\">pandemi<\/a>, Kemendikbudristek melakukan penyesuaian terhadap Kurikulum 2013 yang kemudian melahirkan Kurikulum Darurat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut hasbi, pandemi Covid-19 membatasi aktivitas manusia sehingga berdampak salah satunya pada bidang pendidikan, di mana menyebabkan siswa kehilangan pembelajaran sehingga memicu menurunnya capaian belajar. Dari hasil penelitian yang dilakukan Kemendikbudristek, <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/krisis-dampak-learning-loss-kemendikbudristek-luncurkan-kurikulum-merdeka-dan-platform-merdeka-mengajar\/\">Kurikulum Darurat<\/a> ini mampu mengatasi kehilangan pembelajaran yang terjadi di satuan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu, kurikulum ini kita sempurnakan menjadi Kurikulum Merdeka yang menjadi amunisi bagi pemerintah untuk melakukan pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. PTM masih menjadi yang paling efektif dibandingkan dengan sistem lain, misalnya Pembelajaran Jarak Jauh. Ini adalah strategi utama kami untuk membawa kembali siswa ke sekolah,\u201d pungkas Hasbi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek)- Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Muhammad Hasbi, mengimbau para guru untuk melakukan asesmen diagnostik demi mengenali kemampuan setiap siswa, dan mengejar berbagai ketertinggalan akibat\u00a0 adanya pandemi Covid-19. Asesmen ini difasilitasi dorongan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen demi mengejar ketertinggalan siswa selama masa pandemi Covid-19. \u201dGuru perlu melakukan asesmen diagnostik kepada semua peserta didik. Jadi, saat PTM, guru bisa menerapkan pembelajaran berbasis kemampuan murid,\u201d disampaikan Hasbi dalam acara Silaturahmi Merdeka Belajar, dengan topik \u201cPulihkan Pendidikan Melalui Pembelajaran Tatap Muka\u201d, pada Kamis (14\/7). Hasbi melanjutkan, penerapan asesmen diagnostik ini sudah sejalan dengan upaya Kemendikburistek dengan memperkenalkan sebuah kurikulum yang disebut Kurikulum Merdeka. Asesmen ini sendiri merupakan sebuah asesmen yang dilakukan secara spesifik untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan siswa, sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi siswa. \u201cKurikulum Merdeka ini memiliki sejarah yang panjang di mana pada awal pandemi, Kemendikbudristek melakukan penyesuaian terhadap Kurikulum 2013 yang kemudian melahirkan Kurikulum Darurat,\u201d ujarnya. Menurut hasbi, pandemi Covid-19 membatasi aktivitas manusia sehingga berdampak salah satunya pada bidang pendidikan, di mana menyebabkan siswa kehilangan pembelajaran sehingga memicu menurunnya capaian belajar. Dari hasil penelitian yang dilakukan Kemendikbudristek, Kurikulum Darurat ini mampu mengatasi kehilangan pembelajaran yang terjadi di satuan pendidikan. \u201cOleh karena itu, kurikulum ini kita sempurnakan menjadi Kurikulum Merdeka yang menjadi amunisi bagi pemerintah untuk melakukan pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. PTM masih menjadi yang paling efektif dibandingkan dengan sistem lain, misalnya Pembelajaran Jarak Jauh. Ini adalah strategi utama kami untuk membawa kembali siswa ke sekolah,\u201d pungkas Hasbi.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":4881,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[1169,190,272,546,604,605],"class_list":["post-4880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-asesmen-diagnostik","tag-asesmen-nasional","tag-bskap","tag-kemendikbudristek","tag-kurikulum-darurat","tag-kurikulum-merdeka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4880"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4880\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}