{"id":5014,"date":"2022-08-15T14:56:45","date_gmt":"2022-08-15T07:56:45","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=5014"},"modified":"2022-08-15T14:58:33","modified_gmt":"2022-08-15T07:58:33","slug":"pameran-hakteknas-2022-ajang-unjuk-gigi-kendaraan-hemat-listrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=5014","title":{"rendered":"Pameran Hakteknas 2022: Ajang Unjuk Gigi Kendaraan Hemat Listrik"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Di era modern yang serba cepat ini, perkembangan <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/perayaan-hakteknas-mendikbudristek-sampaikan-terima-kasih-pada-pengguna-platform-teknologi-kemendikbudristek\/\">teknologi <\/a>mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama di Indonesia. Dalam peringatan \u00a0Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (<a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/pameran-hakteknas-2022-ajang-unjuk-gigi-kendaraan-hemat-listrik\/\">Hakteknas<\/a>) di Jakarta, Rabu (10\/8), Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, mengatakan bahwa kesadaran manfaat teknologi semakin terasa semenjak pandemi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5015\" aria-describedby=\"caption-attachment-5015\" style=\"width: 448px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5015\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/pameran-Harteknas-768x1024.jpeg\" alt=\"\" width=\"448\" height=\"597\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5015\" class=\"wp-caption-text\">Salah satu kendaraan hemat listrik dipamerkan dalam pameran Hakteknas 2022. (Foto: Kemendikbudristek).<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cKita tidak boleh hanya menjadi pengguna, tapi harus jadi bagian dari pencipta teknologi. Ini yang kami dorong di perguruan tinggi. Saya melihat <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/dukung-inovasi-energi-terbarukan-kemendikbudristek-gandeng-kemesdk-dan-swasta\/\">energi<\/a> kreativitas, kolaborasi, dan mewujudkan \u00a0teknologi dari teman-teman di kampus, baik di universitas dan politeknik, itu luar biasa sekali,\u201d ucap \u00a0Nizam. Nizam menambahkan, kolaborasi dan akurasi yang digencarkan perguruan tinggi bersama industri adalah kunci penting membangun teknologi yang bermanfaat untuk kemerdekaan belajar. Turut hadir Ketua Peneliti dari Departemen Desain Industrial, Agus Windharto, dalam kesempatan \u00a0ini, hadir membawa model kereta cepat, suatu inovasi Kereta Cepat Indonesia yang dibiayai \u00a0Pendanaan Riset Inovatif Produktif (Rispro) <a href=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/pameran-hakteknas-2022-ajang-unjuk-gigi-kendaraan-hemat-listrik\/\">LPDP<\/a> dan juga skuter mini dan medium bernama<\/p>\n<p>\u201cGesits\u201d, yang dibiayai oleh Program Kedaireka Kemendikbudristek. Kereta yang berkecepatan 250 km\/jam ini bisa menempuh jarak Jakarta-surabaya hanya dengan waktu 3 jam 45 menit. lalu dihadirkan juga Skuter Gesits dengan tipe M1 yang bermotor 2 kilowatt bisa menempuh jarak 50 kilometer.<\/p>\n<p>Agus menilai, Kemendikbudristek telah berupaya cukup baik dalam mengembangkan teknologi \u00a0pendidikan, khususnya program-program Kedaireka yang sangat bermanfaat bagi industri dan \u00a0masyarakat. Ke depan, Agus berharap, dalam pengembangan risetnya, pihaknya dapat lebih memaksimalkan kolaborasi multidisiplin.<\/p>\n<p>Acara ini turut dimeriahkan oleh hadirnya inovasi Bus Listrik UI (Universitas Indonesia), Laptop dan Tablet Merah Putih dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB). Lalu ada juga inovasi hadir dari Indonesia Cyber Education Institute (ICE<em> Institute<\/em>), menampilkan metaverse (konsep dunia virtual yang akan menjadi masa depan dari kemutakhiran internet) dengan penggunaan kacamata okulus yang dapat menyambungkan penggunanya ke realitas virtual atau <em>virtual reality<\/em> (VR).<\/p>\n<p>Selain itu, terdapat beberapa produk dari Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI PT). \u201cSelama \u00a0tiga tahun ini, PUI PT memberikan bantuan agar produk-produk penelitian dari perguruan tinggi \u00a0dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara komersil, atau dengan kata lain \u00a0hilirisasi,\u201d tutur Luthfi yang menegaskan Kemendikbudristek terus mendorong agar perguruan tinggi \u00a0terus mengamalkan tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat). Dan Ia berharap, ke depannya semua orang dapat menikmati dan memanfaatkan teknologi pendidikan yang dikembangkan perguruan tinggi. \u201cKarena teknologi itu untuk semua,\u201d harapnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Di era modern yang serba cepat ini, perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama di Indonesia. Dalam peringatan \u00a0Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Jakarta, Rabu (10\/8), Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, mengatakan bahwa kesadaran manfaat teknologi semakin terasa semenjak pandemi. \u201cKita tidak boleh hanya menjadi pengguna, tapi harus jadi bagian dari pencipta teknologi. Ini yang kami dorong di perguruan tinggi. Saya melihat energi kreativitas, kolaborasi, dan mewujudkan \u00a0teknologi dari teman-teman di kampus, baik di universitas dan politeknik, itu luar biasa sekali,\u201d ucap \u00a0Nizam. Nizam menambahkan, kolaborasi dan akurasi yang digencarkan perguruan tinggi bersama industri adalah kunci penting membangun teknologi yang bermanfaat untuk kemerdekaan belajar. Turut hadir Ketua Peneliti dari Departemen Desain Industrial, Agus Windharto, dalam kesempatan \u00a0ini, hadir membawa model kereta cepat, suatu inovasi Kereta Cepat Indonesia yang dibiayai \u00a0Pendanaan Riset Inovatif Produktif (Rispro) LPDP dan juga skuter mini dan medium bernama \u201cGesits\u201d, yang dibiayai oleh Program Kedaireka Kemendikbudristek. Kereta yang berkecepatan 250 km\/jam ini bisa menempuh jarak Jakarta-surabaya hanya dengan waktu 3 jam 45 menit. lalu dihadirkan juga Skuter Gesits dengan tipe M1 yang bermotor 2 kilowatt bisa menempuh jarak 50 kilometer. Agus menilai, Kemendikbudristek telah berupaya cukup baik dalam mengembangkan teknologi \u00a0pendidikan, khususnya program-program Kedaireka yang sangat bermanfaat bagi industri dan \u00a0masyarakat. Ke depan, Agus berharap, dalam pengembangan risetnya, pihaknya dapat lebih memaksimalkan kolaborasi multidisiplin. Acara ini turut dimeriahkan oleh hadirnya inovasi Bus Listrik UI (Universitas Indonesia), Laptop dan Tablet Merah Putih dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB). Lalu ada juga inovasi hadir dari Indonesia Cyber Education Institute (ICE Institute), menampilkan metaverse (konsep dunia virtual yang akan menjadi masa depan dari kemutakhiran internet) dengan penggunaan kacamata okulus yang dapat menyambungkan penggunanya ke realitas virtual atau virtual reality (VR). Selain itu, terdapat beberapa produk dari Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI PT). \u201cSelama \u00a0tiga tahun ini, PUI PT memberikan bantuan agar produk-produk penelitian dari perguruan tinggi \u00a0dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara komersil, atau dengan kata lain \u00a0hilirisasi,\u201d tutur Luthfi yang menegaskan Kemendikbudristek terus mendorong agar perguruan tinggi \u00a0terus mengamalkan tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat). Dan Ia berharap, ke depannya semua orang dapat menikmati dan memanfaatkan teknologi pendidikan yang dikembangkan perguruan tinggi. \u201cKarena teknologi itu untuk semua,\u201d harapnya<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":5015,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[1225,454,546,1224,1226,981],"class_list":["post-5014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-diktiristek","tag-inovasi","tag-kemendikbudristek","tag-kendaraan-hemat-listrik","tag-riset-dan-teknologi","tag-teknologi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5014"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5014\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}