{"id":5604,"date":"2022-12-12T10:14:41","date_gmt":"2022-12-12T03:14:41","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=5604"},"modified":"2022-12-12T10:14:41","modified_gmt":"2022-12-12T03:14:41","slug":"hakordia-2022-indonesia-pulih-bersatu-berantas-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=5604","title":{"rendered":"Hakordia 2022: \u201cIndonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi\u201d"},"content":{"rendered":"<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Setelah beberapa tahun ditiadakan, puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) berupa pameran yang diikuti Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah se-Indonesia kembali dilaksanakan. Tahun ini, perhelatan peringatan Hakordia dipusatkan di Gedung Bidakara Jakarta, mengusung tema \u201cIndonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi\u201d dan dibuka secara resmi pada Jumat (9\/12\/2022)<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-5605 aligncenter\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IKR_7265-1024x684.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"428\" srcset=\"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IKR_7265-1024x684.webp 1024w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IKR_7265-300x200.webp 300w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IKR_7265-768x513.webp 768w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IKR_7265-1536x1025.webp 1536w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IKR_7265-2048x1367.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) kembali berpartisipasi pada perayaan tahun ini. Dengan tampilan warna booth dominan putih \u2013 merah disertai slogan khas Kemendikbudristek, \u2018Merdeka Belajar\u2019. Itjen Kemendikbudristek mengenalkan aplikasi rumah cegah virtual, sebuah platform yang difungsikan untuk mencegah terjadinya korupsi, radikalisme, intoleransi, kekerasan seksual, perundungan, penyuapan, gratifikasi, dan fraud serta aspek lain yang dapat mengganggu jalannya dunia pendidikan.<\/p>\n<p>Rumah Cegah Virtual ini dibuat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dengan cara yang berbeda dari sebelumnya yaitu dengan mengadakan pameran secara virtual. Berbagai fitur yang ada di Rumah Cegah Virtual ini antara lain: galeri informasi, virtual tour, kanal pengaduan, kanal untuk mendaftar magang, dan fitur-fitur lainnya yang menarik. Pengunjung pameran dapat mencoba mengakses Rumah Cegah Virtual, di samping mengikuti kuis seputar gratifikasi dan antikorupsi, merasakan sensasi masuk ke Rumah Cegah Virtual melalui permainan Virtual Reality,dan mendapat beraneka macam souvenir bertuliskan Merdeka Belajar.<\/p>\n<p>Pembukaan acara dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin, didampingi oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beserta beberapa Menteri dan Gubernur. Tampak pula Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek)\u00a0 Nadiem Anwar Makarim mendampingi Wapres. Wapres Ma\u2019ruf menyampaikan Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan butuh dukungan untuk menyukseskan program prioritas pembangunan agar tidak terhambat oleh korupsi. \u201cSaya meminta seluruh pemangku kepentingan menyukseskan implementasi Peta Jalan Pemberantasan Korupsi 25 Tahun untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Ma`ruf menyatakan, upaya pemberantasan korupsi mestinya diarahkan pada perubahan perilaku Pemerintah dan masyarakat. Perilaku koruptif berubah menjadi perilaku yang jujur, bersih dan berintegritas. \u201cPerubahan perilaku yang muncul dari dalam diri individu akan lebih menjamin kesuksesan kita dalam memberantas korupsi, daripada ancaman hukuman yang berat,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi KPK RI Firli Bahuri mengungkapkan korupsi merupakan musuh bersama yang harus dihilangkan, sebab tidak hanya merusak segelintir kelompok, tindakan korupsi juga bisa merusak kehidupan negara secara global. \u201cKorupsi tidak hanya sekedar kejahatan yang merugikan perekonomian negara, tetapi juga merampas hak-hak rakyat,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Pameran Hakordia 2022 berlangsung sampai Sabtu, (10\/12\/2022). Pameran Hakordia tahun ini diramaikan oleh puluhan stand peserta, dan pembukaan dilakukan pula secara hibrida dengan diikuti oleh pimpinan dari pemerintah daerah yang ikut serta.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Setelah beberapa tahun ditiadakan, puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) berupa pameran yang diikuti Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah se-Indonesia kembali dilaksanakan. Tahun ini, perhelatan peringatan Hakordia dipusatkan di Gedung Bidakara Jakarta, mengusung tema \u201cIndonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi\u201d dan dibuka secara resmi pada Jumat (9\/12\/2022) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) kembali berpartisipasi pada perayaan tahun ini. Dengan tampilan warna booth dominan putih \u2013 merah disertai slogan khas Kemendikbudristek, \u2018Merdeka Belajar\u2019. Itjen Kemendikbudristek mengenalkan aplikasi rumah cegah virtual, sebuah platform yang difungsikan untuk mencegah terjadinya korupsi, radikalisme, intoleransi, kekerasan seksual, perundungan, penyuapan, gratifikasi, dan fraud serta aspek lain yang dapat mengganggu jalannya dunia pendidikan. Rumah Cegah Virtual ini dibuat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dengan cara yang berbeda dari sebelumnya yaitu dengan mengadakan pameran secara virtual. Berbagai fitur yang ada di Rumah Cegah Virtual ini antara lain: galeri informasi, virtual tour, kanal pengaduan, kanal untuk mendaftar magang, dan fitur-fitur lainnya yang menarik. Pengunjung pameran dapat mencoba mengakses Rumah Cegah Virtual, di samping mengikuti kuis seputar gratifikasi dan antikorupsi, merasakan sensasi masuk ke Rumah Cegah Virtual melalui permainan Virtual Reality,dan mendapat beraneka macam souvenir bertuliskan Merdeka Belajar. Pembukaan acara dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin, didampingi oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beserta beberapa Menteri dan Gubernur. Tampak pula Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek)\u00a0 Nadiem Anwar Makarim mendampingi Wapres. Wapres Ma\u2019ruf menyampaikan Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan butuh dukungan untuk menyukseskan program prioritas pembangunan agar tidak terhambat oleh korupsi. \u201cSaya meminta seluruh pemangku kepentingan menyukseskan implementasi Peta Jalan Pemberantasan Korupsi 25 Tahun untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia,\u201d ucapnya. Lebih lanjut Ma`ruf menyatakan, upaya pemberantasan korupsi mestinya diarahkan pada perubahan perilaku Pemerintah dan masyarakat. Perilaku koruptif berubah menjadi perilaku yang jujur, bersih dan berintegritas. \u201cPerubahan perilaku yang muncul dari dalam diri individu akan lebih menjamin kesuksesan kita dalam memberantas korupsi, daripada ancaman hukuman yang berat,\u201d imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi KPK RI Firli Bahuri mengungkapkan korupsi merupakan musuh bersama yang harus dihilangkan, sebab tidak hanya merusak segelintir kelompok, tindakan korupsi juga bisa merusak kehidupan negara secara global. \u201cKorupsi tidak hanya sekedar kejahatan yang merugikan perekonomian negara, tetapi juga merampas hak-hak rakyat,\u201d bebernya. Pameran Hakordia 2022 berlangsung sampai Sabtu, (10\/12\/2022). Pameran Hakordia tahun ini diramaikan oleh puluhan stand peserta, dan pembukaan dilakukan pula secara hibrida dengan diikuti oleh pimpinan dari pemerintah daerah yang ikut serta.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":5605,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[180,410,1564,589,1565,666,703,1566,938],"class_list":["post-5604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-antikorupsi","tag-hakordia","tag-hari-antikorupsi-sedunia","tag-kpk","tag-maruf-amin","tag-merdeka-belajar","tag-pameran","tag-rumah-cegah-virtual","tag-smap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}