{"id":6378,"date":"2023-04-03T15:32:23","date_gmt":"2023-04-03T08:32:23","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=6378"},"modified":"2023-04-03T15:32:23","modified_gmt":"2023-04-03T08:32:23","slug":"kobarkan-semangat-anti-perundungan-kemendikbudristek-gelar-pameran-virtual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=6378","title":{"rendered":"Kobarkan Semangat Anti Perundungan, Kemendikbudristek Gelar Pameran Virtual"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_6380\" aria-describedby=\"caption-attachment-6380\" style=\"width: 509px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-6380\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-02-at-7.38.29-PM-1-1024x461.webp\" alt=\"\" width=\"509\" height=\"229\" srcset=\"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-02-at-7.38.29-PM-1-1024x461.webp 1024w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-02-at-7.38.29-PM-1-300x135.webp 300w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-02-at-7.38.29-PM-1-768x346.webp 768w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-02-at-7.38.29-PM-1-1536x691.webp 1536w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-02-at-7.38.29-PM-1-jpeg.webp 1600w\" sizes=\"(max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6380\" class=\"wp-caption-text\">: Salah satu agenda dalam program ROOTS, deklarasi stop perundungan di SMA Neger 1 Fanayama, Nias Selatan, Sumatera Utara. (Foto: Kemendikbudristek).<\/figcaption><\/figure>\n<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Menyikapi banyaknya perundungan yang banyak terjadi di lingkungan pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah meluncurkan program \u2018Roots\u2019 sejak tahun 2001. Program ini dibentuk untuk melahirkan siswa-siswi dan guru sebagai agen perubahan pencegahan perundungan di sekolah dan merupakan kolaborasi dari Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) berkolaborasi dengan Direktorat SMP, SMA, SMK, United Nations Children\u2019s Fund (UNICEF) dan pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Dari data yang berhasil dihimpun dihimpun Puspeka, program Roots telah menjangkau lebih dari 7.000 sekolah, melatih lebih dari 10.000 guru sebagai fasilitator, dan melahirkan lebih dari 4.000 siswa agen perubahan di berbagai wilayah di Indonesia.<\/p>\n<p>Untuk menghargai praktik baik yang telah dilakukan para fasilitator guru dan agen perubahan, Puspeka bersama UNICEF mengadakan pameran virtual bertajuk \u201cPanggung Apresiasi dan Berbagi Praktik Baik Program Roots Indonesia\u201d.<\/p>\n<p>Tujuan pameran virtual adalah memberikan ruang kepada agen perubahan, fasilitator guru, dan fasilitator nasional untuk menularkan semangat dan menceritakan pengalaman baik dalam melaksanakan program Roots, demikian disampaikan oleh Kepala Puspeka, Rusprita Utami. \u201cMelalui kegiatan ini, kita semua dapat berbagi dan belajar tentang praktik baik yang telah dilakukan. Semoga pengalaman baik ini juga bisa menginspirasi sekolah lainnya untuk ikut menjalankan program Roots sebagai upaya mencegah perundungan di sekolah,\u201d ujarnya dalam sambutan secara daring melalui kanal Youtube Cerdas Berkarakter, Jumat (31\/03\/2023).<\/p>\n<p>Puspeka juga menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk turut berbagi praktik baik dalam pencegahan perundunan anak. Tidak lupa dalam kegiatan ini, Kapuspeka mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kerjasama dalam mencegah perundungan dari dunia pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cMari kita terus bergandengan tangan dan bekerja sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. Dengan saling berbagi praktik ini, diharapkan kedepan akan menjadi gerakan inspiratif untuk semakin memperluas aksi menghapuskan perundungan di satuan pendidikan,\u201d tegas Rusprita.<\/p>\n<p>Salah seorang Agen Perubahan dari SMAN 1 Cianjur, Muh Zaki Tasnim Mubarak, berbagi praktik baik dengan menceritakan pengalamannya menyaksikan secara langsung tindakan perundungan, namun tidak dapat melakukan apa-apa. Ia mengaku menyesal dengan sikapnya tersebut. \u201cUsai mengikuti program Roots, saya menjadi tersadar untuk tidak hanya menjadi penonton saja akan tetapi penting bagi kita bersama untuk berani bersikap memberikan rasa aman ketika melihat ada orang yang menjadi korban kasus perundungan,\u201d tutur Zaki.<\/p>\n<p>Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Milen Kidane berharap semakin banyak anak yang terinspirasi untuk menjadi agen perubahan setelah mengikuti pameran ini, walau tidak melalui program Roots. Bisa dimulai dari lebih peka pada lingkungan dan berbuat baik ke sesama \u00a0\u201cKita tidak pernah tahu apa yang teman-teman kita rasakan dan seringkali tidak tahu apa yang sedang mereka hadapi dalam hidup. Mari menjadi teman yang baik kepada satu sama lain dan selalu ada ketika kita saling membutuhkan,\u201d pungkas Milen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Menyikapi banyaknya perundungan yang banyak terjadi di lingkungan pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah meluncurkan program \u2018Roots\u2019 sejak tahun 2001. Program ini dibentuk untuk melahirkan siswa-siswi dan guru sebagai agen perubahan pencegahan perundungan di sekolah dan merupakan kolaborasi dari Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) berkolaborasi dengan Direktorat SMP, SMA, SMK, United Nations Children\u2019s Fund (UNICEF) dan pemerintah daerah. Dari data yang berhasil dihimpun dihimpun Puspeka, program Roots telah menjangkau lebih dari 7.000 sekolah, melatih lebih dari 10.000 guru sebagai fasilitator, dan melahirkan lebih dari 4.000 siswa agen perubahan di berbagai wilayah di Indonesia. Untuk menghargai praktik baik yang telah dilakukan para fasilitator guru dan agen perubahan, Puspeka bersama UNICEF mengadakan pameran virtual bertajuk \u201cPanggung Apresiasi dan Berbagi Praktik Baik Program Roots Indonesia\u201d. Tujuan pameran virtual adalah memberikan ruang kepada agen perubahan, fasilitator guru, dan fasilitator nasional untuk menularkan semangat dan menceritakan pengalaman baik dalam melaksanakan program Roots, demikian disampaikan oleh Kepala Puspeka, Rusprita Utami. \u201cMelalui kegiatan ini, kita semua dapat berbagi dan belajar tentang praktik baik yang telah dilakukan. Semoga pengalaman baik ini juga bisa menginspirasi sekolah lainnya untuk ikut menjalankan program Roots sebagai upaya mencegah perundungan di sekolah,\u201d ujarnya dalam sambutan secara daring melalui kanal Youtube Cerdas Berkarakter, Jumat (31\/03\/2023). Puspeka juga menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk turut berbagi praktik baik dalam pencegahan perundunan anak. Tidak lupa dalam kegiatan ini, Kapuspeka mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kerjasama dalam mencegah perundungan dari dunia pendidikan. \u201cMari kita terus bergandengan tangan dan bekerja sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. Dengan saling berbagi praktik ini, diharapkan kedepan akan menjadi gerakan inspiratif untuk semakin memperluas aksi menghapuskan perundungan di satuan pendidikan,\u201d tegas Rusprita. Salah seorang Agen Perubahan dari SMAN 1 Cianjur, Muh Zaki Tasnim Mubarak, berbagi praktik baik dengan menceritakan pengalamannya menyaksikan secara langsung tindakan perundungan, namun tidak dapat melakukan apa-apa. Ia mengaku menyesal dengan sikapnya tersebut. \u201cUsai mengikuti program Roots, saya menjadi tersadar untuk tidak hanya menjadi penonton saja akan tetapi penting bagi kita bersama untuk berani bersikap memberikan rasa aman ketika melihat ada orang yang menjadi korban kasus perundungan,\u201d tutur Zaki. Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Milen Kidane berharap semakin banyak anak yang terinspirasi untuk menjadi agen perubahan setelah mengikuti pameran ini, walau tidak melalui program Roots. Bisa dimulai dari lebih peka pada lingkungan dan berbuat baik ke sesama \u00a0\u201cKita tidak pernah tahu apa yang teman-teman kita rasakan dan seringkali tidak tahu apa yang sedang mereka hadapi dalam hidup. Mari menjadi teman yang baik kepada satu sama lain dan selalu ada ketika kita saling membutuhkan,\u201d pungkas Milen.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6379,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[153,1871,546,666,1870,1093,1729,1449],"class_list":["post-6378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-3-dosa-besar-pendidikan","tag-agen-antiperundungan","tag-kemendikbudristek","tag-merdeka-belajar","tag-perlindungan-anak","tag-puspeka","tag-roots","tag-unicef"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6378\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}