{"id":7710,"date":"2023-08-07T15:16:59","date_gmt":"2023-08-07T08:16:59","guid":{"rendered":"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/?p=7710"},"modified":"2023-08-07T15:16:59","modified_gmt":"2023-08-07T08:16:59","slug":"indonesia-wujudkan-rekor-guinness-world-records-pergelaran-angklung-terbesar-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/?p=7710","title":{"rendered":"Indonesia Wujudkan Rekor Guinness World Records Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_7711\" aria-describedby=\"caption-attachment-7711\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-7711\" src=\"https:\/\/itjen.kemdikbud.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-07-at-09.32.52-1024x682.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-07-at-09.32.52-1024x682.webp 1024w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-07-at-09.32.52-300x200.webp 300w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-07-at-09.32.52-768x512.webp 768w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-07-at-09.32.52-1536x1023.webp 1536w, https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-07-at-09.32.52-jpg.webp 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7711\" class=\"wp-caption-text\">Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ma\u2019ruf Amin, beserta anggota OASE KIM yang terlibat dalam Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia berfoto bersama dengan menunjukkan sertifikat rekor dari Guinness World Records di Jakarta, Sabtu (05\/08\/2023). (Foto: Kemendikbudristek).<\/figcaption><\/figure>\n<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Pertunjukan angklung terbesar yang diikuti oleh 15.110 peserta di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (05\/08\/2023), berhasil membawa nama Indonesia mendunia melalui pencapaian <em>Guinners World Records.<\/em> Perhelatan besar ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma\u2019ruf Amin serta beberapa anggota Kabinet Indonesia Maju<\/p>\n<p>Dengan menghadirkan dua lagu medley, yaitu &#8220;Berkibarlah Benderaku&#8221; dan &#8220;<em>Wind of Change<\/em>,&#8221; yang dipersembahkan selama tujuh menit, seluruh peserta berhasil menciptakan harmoni musikal yang indah. Sonia Ushirogochi, penilai resmi dari GWR, memberikan apresiasi atas harmoni yang dihasilkan dari instrumen angklung yang indah dan kerja tim yang luar biasa.<\/p>\n<p>Sonia mengkonfirmasi bahwa rekor tersebut berhasil dipecahkan dengan partisipasi 15.110 orang saat mengumumkan hasil rekor. Rekor dunia sebelumnya untuk pertunjukan angklung terbesar pernah tercipta di Monumen Washington, Washington D.C., Amerika Serikat, pada tanggal 9 Juli 2011 dengan melibatkan 5.182 peserta.<\/p>\n<p>Sonia mengumumkan dengan penuh antusiasme, &#8220;Sebulan yang lalu, Indonesia memiliki 124 rekor <em>Guinness World Records<\/em>. Jakarta memiliki 13 rekor. Dengan 15.110 peserta, saya dengan yakin mengumumkan bahwa Anda (Indonesia) telah berhasil memecahkan rekor dunia.&#8221; Pengumuman ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh penonton di stadion.<\/p>\n<p>Tri Tito Karnavian, Ketua Panitia yang juga merupakan Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), menjelaskan bahwa acara ini diinisiasi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk melestarikan alat musik angklung serta memberikan dukungan kepada seniman yang terdampak pandemi. Ia menyebut keberhasilan acara ini sebagai hadiah ulang tahun Republik Indonesia yang ke-78. \u201cUpaya ini bukanlah hal yang mudah, ini adalah perjuangan dari seluruh pihak yang terlibat,\u201d apresiasi Tito pada seluruh peserta yanh terlibat.<\/p>\n<p>Franka Makarim, Istri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang bertanggung jawab atas persiapan peserta, mengungkapkan bahwa persiapan ini dimulai sejak Oktober 2022 dengan kerja keras dari berbagai pihak yang memberikan waktu, usaha, dan semangat mereka untuk mencapai kesuksesan ini.<\/p>\n<p>\u201cPara peserta dari berbagai kalangan telah disiplin dan kompak untuk melalui tiga bulan proses pelatihan. Hari ini kita dapat menyaksikan buah dari proses panjang yang telah dilalui, kita berhasil memecahkan rekor dunia GWR,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Peserta dari berbagai latar belakang berpartisipasi dalam pertunjukan angklung terbesar di dunia ini, termasuk pengurus OASE KIM, murid sekolah menengah atas, perwakilan kementerian\/lembaga, Ibu Dharma Wanita Persatuan, dan Tim Penggerak PKK.<\/p>\n<p>Proses penilaian GWR berlangsung selama satu jam dengan berbagai hiburan di antaranya dari Salma Indonesian Idol 2023, Saung Angklung Udjo, dan Kahitna. Undangan, termasuk Mendikbudristek, juga ikut bermain angklung dengan peserta lainnya.<\/p>\n<p>Kesuksesan dalam meraih rekor dunia ini adalah hasil dari semangat kolaborasi dan upaya bersama dalam melestarikan budaya Indonesia. Alat musik angklung memiliki status sebagai warisan budaya diakui oleh UNESCO sejak tahun 2010, dan kerjasama dari berbagai pihak ini diharapkan akan menginspirasi generasi muda dan dunia dalam menghadapi tantangan global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) \u2013 Pertunjukan angklung terbesar yang diikuti oleh 15.110 peserta di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (05\/08\/2023), berhasil membawa nama Indonesia mendunia melalui pencapaian Guinners World Records. Perhelatan besar ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma\u2019ruf Amin serta beberapa anggota Kabinet Indonesia Maju Dengan menghadirkan dua lagu medley, yaitu &#8220;Berkibarlah Benderaku&#8221; dan &#8220;Wind of Change,&#8221; yang dipersembahkan selama tujuh menit, seluruh peserta berhasil menciptakan harmoni musikal yang indah. Sonia Ushirogochi, penilai resmi dari GWR, memberikan apresiasi atas harmoni yang dihasilkan dari instrumen angklung yang indah dan kerja tim yang luar biasa. Sonia mengkonfirmasi bahwa rekor tersebut berhasil dipecahkan dengan partisipasi 15.110 orang saat mengumumkan hasil rekor. Rekor dunia sebelumnya untuk pertunjukan angklung terbesar pernah tercipta di Monumen Washington, Washington D.C., Amerika Serikat, pada tanggal 9 Juli 2011 dengan melibatkan 5.182 peserta. Sonia mengumumkan dengan penuh antusiasme, &#8220;Sebulan yang lalu, Indonesia memiliki 124 rekor Guinness World Records. Jakarta memiliki 13 rekor. Dengan 15.110 peserta, saya dengan yakin mengumumkan bahwa Anda (Indonesia) telah berhasil memecahkan rekor dunia.&#8221; Pengumuman ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh penonton di stadion. Tri Tito Karnavian, Ketua Panitia yang juga merupakan Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), menjelaskan bahwa acara ini diinisiasi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk melestarikan alat musik angklung serta memberikan dukungan kepada seniman yang terdampak pandemi. Ia menyebut keberhasilan acara ini sebagai hadiah ulang tahun Republik Indonesia yang ke-78. \u201cUpaya ini bukanlah hal yang mudah, ini adalah perjuangan dari seluruh pihak yang terlibat,\u201d apresiasi Tito pada seluruh peserta yanh terlibat. Franka Makarim, Istri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang bertanggung jawab atas persiapan peserta, mengungkapkan bahwa persiapan ini dimulai sejak Oktober 2022 dengan kerja keras dari berbagai pihak yang memberikan waktu, usaha, dan semangat mereka untuk mencapai kesuksesan ini. \u201cPara peserta dari berbagai kalangan telah disiplin dan kompak untuk melalui tiga bulan proses pelatihan. Hari ini kita dapat menyaksikan buah dari proses panjang yang telah dilalui, kita berhasil memecahkan rekor dunia GWR,\u201d imbuhnya. Peserta dari berbagai latar belakang berpartisipasi dalam pertunjukan angklung terbesar di dunia ini, termasuk pengurus OASE KIM, murid sekolah menengah atas, perwakilan kementerian\/lembaga, Ibu Dharma Wanita Persatuan, dan Tim Penggerak PKK. Proses penilaian GWR berlangsung selama satu jam dengan berbagai hiburan di antaranya dari Salma Indonesian Idol 2023, Saung Angklung Udjo, dan Kahitna. Undangan, termasuk Mendikbudristek, juga ikut bermain angklung dengan peserta lainnya. Kesuksesan dalam meraih rekor dunia ini adalah hasil dari semangat kolaborasi dan upaya bersama dalam melestarikan budaya Indonesia. Alat musik angklung memiliki status sebagai warisan budaya diakui oleh UNESCO sejak tahun 2010, dan kerjasama dari berbagai pihak ini diharapkan akan menginspirasi generasi muda dan dunia dalam menghadapi tantangan global.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":7711,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[123],"tags":[2859,276,370,2858,2861,1144,2864,658,666,687,697,2860,2857,2862,2863],"class_list":["post-7710","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-angklung","tag-budaya-indonesia","tag-franka-makarim","tag-guinness-world-records","tag-gwr","tag-indonesia","tag-kahitna","tag-mendikbudristek","tag-merdeka-belajar","tag-nadiem-makarim","tag-oase-kim","tag-pergelaran-angklung-terbesar-di-dunia","tag-rekor-dunia","tag-salma-idol","tag-saung-angklung-udjo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7710","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7710"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7710\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7713,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7710\/revisions\/7713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7710"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7710"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/itjen.kemendikdasmen.go.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7710"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}