Inspektur Jenderal Kemendikdasmen Lakukan Pemantauan Revitalisasi ke SDN Pedurenan IV dan SMAN 2 Babelan Kabupaten Bekasi
September 30, 2025 2025-09-30 11:06Inspektur Jenderal Kemendikdasmen Lakukan Pemantauan Revitalisasi ke SDN Pedurenan IV dan SMAN 2 Babelan Kabupaten Bekasi
Inspektur Jenderal Kemendikdasmen Lakukan Pemantauan Revitalisasi ke SDN Pedurenan IV dan SMAN 2 Babelan Kabupaten Bekasi

SMAN 2 BABELAN
Bekasi, 20 September 2025 – Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan kegiatan pemantauan revitalisasi ke dua satuan pendidikan di Kabupaten Bekasi, yaitu SDN Pedurenan IV dan SMAN 2 Babelan. Kunjungan ini merupakan rangkaian upaya pengawasan dan evaluasi dalam memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.
Dalam kunjungannya, Inspektur Jenderal meninjau kondisi sarana dan prasarana sekolah pasca revitalisasi, serta berinteraksi dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Fokus pemantauan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pemanfaatan revitalisasi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas.

“Revitalisasi sekolah harus menjadi titik awal transformasi, bukan sekadar pembangunan fisik. Yang paling penting adalah bagaimana hasil revitalisasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, kenyamanan siswa, serta mendukung kinerja guru,” ujar Inspektur Jenderal Kemendikdasmen dalam sambutannya.
Beliau juga menegaskan bahwa penguatan mutu pendidikan dasar hingga menengah harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek manajemen sekolah, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

SDN PEDURENAN IV
Pemantauan ke SDN Pedurenan IV dan SMAN 2 Babelan ini sekaligus menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi dari pihak sekolah dan masyarakat terkait kebutuhan serta tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bekasi. Hasil evaluasi dari kegiatan ini akan menjadi rekomendasi strategis bagi Kemendikdasmen dalam menyempurnakan program revitalisasi pendidikan di seluruh Indonesia.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan revitalisasi dapat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, guru, serta masyarakat sekitar, sehingga pendidikan di Kabupaten Bekasi semakin maju dan inklusif.